19/12/10

puisi : "Ibu"

Ibu.. begitulah sapaanmu
sederhana tapi begitu berarti.
Kadangku merasa malu memanggilmu "Ibu"
karena seringnya kau menitihkan air mata karenaku.
Tak jarang ku mengecewakanmu
'menyakiti' hatimu, itu kebiasaanku.

Ingin rasanya ku memelukmu
bersimpuh sujud di hadapanmu.
Menyampaikan tulus maafku
karena tak hentinya kau mendoakanku.

Menyesal ku t'lah menyakitimu
kini ku berjanji mengobati 'luka'-mu.
Kan ku buat senyum indah di wajahmu
karena bangga padaku, anakmu..

*'puisi : "Ibu", end'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar